Selamat Datang di Desa Touure
Website resmi Desa Touure sumber informasi terpadu pemerintahan dan potensi desa
Website resmi Desa Touure sumber informasi terpadu pemerintahan dan potensi desa
Visi kami adalah menjadikan Desa Touure yang mandiri, Aman, Damai dan Sejahtera, Sehat Jasmani dan Rohani.
Peta Desa Touure, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa
Menurut cerita rakyat yang diyakini, konon ada sekelompok masyarakat yang hidup rukun dan damai menetap 8 km di lereng bagian Timur Laut gunung Soputan, di sebuah mata air besar yang disebut Ranolesi. Dengan kehidupan primitif mereka hidup bertani dan berburu dan diyakini adalah penduduk asli tanah Minahasa, keberadaan mereka dibuktikan dengan sempreng/padidian yaitu sejenis belanga tanah untuk memasak dan sejenis guci untuk penyimpanan abu jenazah.
Pada beberapa kali letusan gunung Soputan, membuat sebagian penduduk berpindah ke arah Timur dan ke Barat (Pinawetengan). Dalam perkembangan selanjutnya terjadi peperangan antar kelompok dan kemudian dibuatlah musyawarah yang dilakukan di atas batu Pinawetengan yang menghasilkan pembagian suku dan batas wilayah. Setelah peristiwa tersebut, ada beberapa penduduk kembali ke daerah Ranolesi yang kemudian dinamakan Ampreng dan hidup bercocok tanam dan berburu.
Di kemudian hari ada sekelompok masyarakat 2 km arah utara yang ingin memperluas daerah perkebunan dengan membuka hutan, sempat terhenti karena ternyata sudah ada penduduk yang hidup menetap di daerah mata air besar (Ranolesi) yang disebut Ampreng. Maka pulanglah mereka memberi kabar bahwa sudah ada penduduk yang sudah lama menetap di sana yang kemudian disebut Touure.
Setelah diadakan pendekatan dengan penduduk asli maka mulailah pendatang dari Kamangga hidup menetap bersama dan daerah pemukiman itu disebut Touure. Pada tahun 1900 bapak Eksel Mamesah ditunjuk oleh pemerintah Desa Kamanga sebagai wali di Desa Touure. Pada tahun 1933 Desa Touure disahkan sebagai desa berdasarkan Beslit 1933 oleh Distrik Kawangkoan.
Tahun 2012 Desa Touure dimekarkan menjadi dua desa: bagian Timur menjadi desa induk Touure, bagian Barat menjadi desa pemekaran Touure Dua.
Desa Touure memiliki potensi utama di bidang pertanian, khususnya pada tanaman hortikultura seperti tomat dan cabe.
| Kelompok | Jumlah |
|---|---|
| Laki-laki | 697 orang |
| Perempuan | 615 orang |
| Total Penduduk | 1.312 jiwa |
| Kelompok | Jumlah |
|---|---|
| Pertanian | 396 orang |
| Perdagangan | 33 orang |
| Industri | 7 orang |
| Jasa | 95 orang |
| PNS/TNI/POLRI | 8 orang |
| Tingkat Pendidikan | Jumlah | Laki-laki | Perempuan |
|---|---|---|---|
| Tidak Tamat SD | 143 orang | 80 orang | 63 orang |
| Tamat SD | 267 orang | 139 orang | 128 orang |
| Tamat SMP/Sederajat | 402 orang | 217 orang | 185 orang |
| Tamat SMA/Sederajat | 424 orang | 221 orang | 203 orang |
| Tamat Akademi/PT | 76 orang | 40 orang | 36 orang |